Kehamilan, Sebuah Harapan Adanya Kehidupan Baru.
Hai, Bunda!
Bagaimana puasanya? Mudah-mudahan lancar ya, bun.
Sedikit bercerita tentang pengalaman saya yang memasuki usia kandungan 11 minggu atau trimester awal kehamilan. Biasanya, masa-masa trimester awal ini yang berat untuk sebagian ibu. Ada berbagai macam keluhan yang dirasakan, seperti mual-mual, lemas, tidak bersemangat, tidak nafsu makan, bahkan mencium bau masakan atau bau yang agak menyengat pun terasa mual. Ternyata, reaksi-reaksi tersebut bisa disebabkan oleh produksi hormon kehamilan dalam tubuh kita. Wah, perjuangan banget ya, Bun. Namun, ada pula lho bunda yang tidak merasakan gejala apapun di trimester awal kehamilannya. Wah, biasanya ini yang dibilang hamil idaman.
Alhamdulillahnya, saya termasuk tipe ibu hamil yang tidak terlalu repot sejak kehamilan pertama. Eits, tapi bukan berarti tidak mengalami yang namanya morning sickness, lho! Saya juga sering merasa mual bahkan kadang saking hebat rasa mualnya, saat di kamar mandi saya mengeluarkan cairan kuning yang rasanya pahit sekali. Awalnya, saya khawatir tapi kelamaan saya sadar cairan kuning itu merupakan cairan di dalam perut yang biasanya disebabkan oleh tidak terisinya makanan di dalam perut. Jadi, jangan sampai kosong perutnya ya, bun. 😉
Biasanya ibu hamil tidak bisa makan terlalu banyak karena memicu rasa mual. Untuk itu, bunda sebaiknya makan sedikit namun lebih sering. Bisa disisipi camilan ringan yang sehat, seperti buah untuk meminimalisasi rasa mual atau minuman yang menyegarkan. Tapi, ingat ya bun kurangi konsumsi kafein.
Masya Allah, luar biasa perjuangannya ya bun... Meskipun kadang terasa berat, coba nikmati ya bunda prosesnya karena masa ini tidak akan terulang meski mungkin akan dianugerahi anak kembali. Pengalaman setiap memiliki anak itu berbeda dan berharga. 😘😘
Puasa Saat Hamil
Bercerita tentang trimester awal kehamilan, ini kedua kalinya saya mengalaminya. Di bulan puasa khususnya, saya merasakan betul perbedaan kehamilan pertama dan kedua. Nah, sebagai muslim kita diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan yang hanya datang setahun sekali ini. Lalu, bagaimana hukumnya dengan ibu hamil yang kondisi fisiknya tidak sekuat sebelum hamil?
Tenang, bun. Islam itu Insya Allah memudahkan kita para ibu hamil mendapat keringanan. Ada beberapa pendapat ulama yang membahas tentang hukum berpuasa bagi ibu hamil. Saya kutip salah satu pendapat dari laman hukum-islam.net yang menerangkan bahwa apabila ada kekhawatiran terhadap janin dibolehkan untuk berbuka/tidak berpuasa.
Ibnu Abbas ra. mengatakan:
“Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam Irwa’ul Ghalil).
Di surat Al Baqarah dijelaskan, orang yang sakit dapat mengganti puasanya di hari lain sebanyak puasa yang ditinggalkan.
“Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (Qs. Al Baqarah (2): 184)
Nah, jadi, ibu hamil bisa dikategorikan sebagai orang yang sakit apabila tidak kuat menjalani puasa karena ada kekhawatiran terhadap janin yang dikandung.
Gimana bunda?
Apakah bunda sudah yakin ingin tetap berpuasa?
Nah, pengalaman kehamilan pertama saya saat berpuasa sudah memasuki trimester kedua. Jadi, tidak terlalu berat menjalankannya. Dan, apakah saya konsultasi ke dokter? Saya pribadi tidak konsultasi karena saya insya Allah yakin Allah memberikan kekuatan buat saya.
Alhamdulillah, saat itu saya bisa menjalani puasa meski harus batal 3 hari. Saya pun tidak memaksakan diri saat itu untuk terus berpuasa. Jadi, kalau merasa ada gejala yang tidak menyenangkan saat berpuasa lebih baik berbuka dan membatalkan puasa ya, bun.
Sama halnya dengan kehamilan pertama, kehamilan kedua sekarang ini saya juga mencoba untuk berpuasa. Memasuki hari ke-17 sudah saya akhirnya batal 4 hari.😊
Memang bedanya saat ini saya berpuasa di trimester awal kehamilan yang katanya dan memang rasanya lebih berat dibanding trimester kedua. Jadi, saya nikmati saja dan tidak perlu memaksakan.
Asupan Gizi untuk Janin Saat Berpuasa
Sebetulnya, ibu hamil itu disarankan untuk memakan makanan yang bergizi, seperti banyak mengonsumsi buah-buahan, sayur, kacang-kacangan, lemak baik, serta vitamin khusus ibu hamil.
Lalu, saya bagaimana?
Wah, saya di bulan puasa ini bisa dibilang makan semaunya, semampunya, dan seenaknya saya.
Lha kok?
Iya, soalnya saya hanya bisa makan dalam jumlah sedikit, sering rasa mual, dan apa yang diterima oleh mulut dan tenggorokan kadang ya tidak sesuai gizinya.🙈
Hmm, sebetulnya di kehamilan saya ini tidak ada preferensi khusus makanan yang dihindari atau wajib makan. Prinsipnya yang penting saya makan dan tidak mual. Kadang saya makan keripik pedas, gorengan, dan mie instan. Ssst, tapi yang ini tidak untuk ditiru ya, bunda. 🙅
Tapi, yang pasti meski tidak mengikuti panduan gizi untuk ibu hamil. Saya tetap mengonsumsi buah dan sayur meski dalam jumlah tidak banyak, susu hamil, dan minum vitamin. Jadi, bunda bisa ukur sendiri kebutuhan bunda.
Nah, saya pernah dapet info untuk ibu yang sedang hamil agar puasanya kuat bisa minum susu kurma atau infused water dari kurma. Cara buatnya gampang kok, bun.
Cara membuat Susu Kurma:
Bahan:
3-5 buah kurma
3 sdm susu plain
1 gelas air panas
Pertama, rendam beberapa buah kurma ke dalam segelas air panas dan tunggu hingga kurleb 6-7 jam. Bunda bisa rendam ini sebelum tidur.
Kedua, hancurkan buah kurma yang sudah lembek dan buang bijinya.
Ketiga, Masukkan rendaman air kurma dan buahnya ke dalam blender dan campurkan susu ke dalam blender. Lalu, blend hingga kurma hancur dan menyatu dengan susu.
Nah, susu kurma siap diminum deh. Bisa diminum pakai es supaya lebih segar.
Selamat mencoba!




Rissa, itu maksudnya 11 minggu kali? Kok 11 bulan? Makasih ya info susu kurmanya. Biasanya aku minum rendaman kurma sama timun serut aja. Nanti dicobalah semoga aja bisa bikin asi banyak. aamiin
BalasHapusIya, Reisa. Itu maksudnya 11 minggu :) makasih ya udah diingetin..segera dikoreksi.
HapusIya, coba aja. Enak kok...